Devote Labels Hadir untuk Anda

Hampir Semua Produsen Fashion Sudah Punya Brand

Saat ini siapapun bisa memiliki bisnis fashion. Bahkan banyak yang mulai dari jadi reseller, setelah punya banyak pelanggan mulai produksi sendiri.

Untuk punya bisnis fashion juga tidak harus bisa produksi sendiri. Banyak yang memakai sistem maklon / menyerahkan produksi ke konveksi.

Namun setiap pebisnis fashion pasti punya brand. Entah itu jilbab/hijab, gamis, t-shirt, atau bahkan kaos kaki, mereka pasti punya merk sendiri.

Di era sekarang, Merk dan Logo adalah hal yang wajib ada di setiap produk clothing / fashion.

by DevoteLabels.com

Karena bikin merk baru itu sangat mudah. Banyak ide-ide bertebaran di internet. Untuk membuat logo pun tinggal pesan di jasa desain logo yang banyak beredar di internet. Harganya juga relatif murah.

Ternyata Kompetitor Anda Bukan Hanya Pengusaha Clothing!

Apakah Anda produsen t-shirt atau pemilik distro?

Mungkin banyak diantara Anda yang berpikir bahwa kompetitor Anda adalah sesama brand t-shirt atau pemilik distro lain.

Namun rupanya bukan hanya mereka kompetitor Anda. Saat ini sudah banyak band indie, selebgram, atau para youtuber yang memiliki banyak fans. Mereka juga membuat brand clothing merchandise.

Mereka justru lebih mudah menjual produk clothing karena mereka punya penggemar. Apapun yang mereka katakan memiliki pengaruh besar kepada para fansnya.

Lalu bagaimana solusinya? Anda bisa mengajak kolaborasi mereka yang belum memiliki brand / merchandise. Membayar mereka sebagai ambassador brand Anda. Atau membagi saham kepemilikan brand dengan mereka.

Label Sebagai Media Branding

Label menjadi bagian wajib dari produk clothing. Sebagian besar label berupa logo atau merk dari brand clothing tersebut.

Namun label bisa juga berisi informasi cara perawatan baju atau ukuran baju.

Inilah Jenis Label Baju yang Wajib Anda Kenali

  1. Label Woven

    Label woven dibuat dengan proses rajut menggunakan mesin khusus. Bahan woven sendiri memiliki kelebihan pada warnanya yang tidak mudah pudar.

    Karena dibuat dengan sistem tenun atau rajut, maka desain pada label woven lebih awet daripada label sablon.

  2. Label Satin

    Pita Satin dari serat nilon adalah bahan yang digunakan untuk membuat label ini. Pembuatannya memakai metode printing. Karakteristik label ini warnanya cerah, licin, dan mengkilap.

    Kelebihan label ini adalah proses pembuatannya yang lebih cepat dari label woven. Namun label satin hanya tersedia dalam 2 warna dasar, yaitu hitam dan putih.

  3. Label Taffeta

    Taffeta adalah bahan yang dipakai untuk label ini. Pembuatannya juga menggunakan metode printing. Bedanya dengan satin adalah pada label taffeta teksturnya terlihat doff / tidak mengkilap.

Devote Labels, Pusat Produksi Berbagai Jenis Label

Kami melayani pemesanan produksi berbagai macam label, mulai dari label woven damask, label satin, hingga label taffeta.

Berikut ini beberapa manfaat dan kerugian jika Anda menggunakan label dan tidak menggunakan pada produk clothing Anda.

No. Manfaat Memakai Label Kerugian Tidak Memakai Label
1 Brand produk Anda mudah dikenali Orang sulit mengenali Brand produk Anda
2 Desain dan peletakan label yang tepat akan memberi keunikan pada produk Anda Keunikan produk Anda sulit untuk diidentifikasi
3 Memberikan rasa bangga pada pecinta brand saat mengenakan produk Anda Tidak ada rasa bangga yang timbul saat mengenakan produk Anda
4 Mencegah / meminimalisir pemalsuan (penjiplakan) desain dan brand produk Anda Produk Anda semakin mudah untuk ditiru / dijiplak

devote labels

Devote Labels hadir membantu para Pebisnis Fashion. Apakah Anda baru memulai bisnis? Apakah produk keren Anda belum diberi label? Jika betul, silahkan hubungi kami.

SebelumnyaManfaat Label untuk Produk Anda
SelanjutnyaKerugian Produk Fashion Tanpa Label